• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
WAWANCARA
Fera Ibrahim (Eva/dok)
2012-07-03 04:57:50 WIB

Fera Ibrahim: Jangan Anggap Remeh Penyakit Anak-anak

Politikindonesia - Orangtua biasanya menganggap sakit pada anak ketika cuaca tak menentu sebagai hal yang wajar. Hal itu terjadi karena banyaknya kesalahpahaman orangtua tentang kesehatan anak yang terlanjur dinyakininya. Padahal fakta kesehatan menunjukkan, penyebab sakit tersebut adalah kuman dan sesuatu yang biasa itu bisa berdampak panjang pada kesehatan.

Ahli mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr R Fera Ibrahim mengatakan, bukan cuaca tidak menentu dan udara dingin yang menjadi penyebab anak menjadi lebih mudah terserang penyakit. Tapi, karena pada saat musim hujan kuman-kuman penyebab penyakit berevolusi.

"Salah satu fakta yang banyak tidak diketahui masyarakat adalah bahwa tingginya kadar air di udara pada musim hujan membuat kuman penyakit lebih cepat tumbuh dan banyak berkembang biak," katanya kepada politikindonesia.com usai  acara Peluncuran Lifebuoy Berita Sehat, di Jakarta, Senin (02/07).

Kepada Elva Setyaningrum, dr Fera menjelaskan, penyakit apa saja yang menyerang anak saat perubahan cuaca. Lalu, bagaimana dengan penyakit ISPA dan bahayanya. dr Fera pun memaparkan cara pencegahan semua penyakit tersebut. Berikut wawancaranya.

Penyakit apa saja yang menyerang pada saat perubahan cuaca, seperti musim hujan?

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah penyakit yang kerap dialami masyarakat, khususnya anak-anak pada musim hujan. Sayangnya, penyakit ini seringkali dianggap biasa oleh masyarakat. Padahal, jika anak sering sakit ISPA, dapat terjadi komplikasi yang serius. Di antaranya penyakit bronchitis dan sinusitis. Selain ISPA, diare dan muntah harus juga diwaspadai di saat curah hujan tinggi. Bahkan, diare yang berulang dapat memengaruhi pertumbuhan dan konsentrasi anak. Sementara, diare yang kronis bisa mengakibatkan malnutrisi atau kekurangan gizi.

Sebenarnya apa yang menyebabkan komplikasi ISPA bisa terjadi?

Komplikasi tersebut dapat terjadi akibat pertahanan lokal tubuh melemah karena terlalu seringnya terinfeksi. Bila pertahanan lokal melemah maka kuman dapat menembus ke organ dalam seperti rongga sinus dan bronchus. Oleh karena itu, anak-anak sangat memiliki untuk mengidap penyakit bronchitis yang sama besar penyebabnya dengan orang dewasa.

Apa resikonya, jika bronchitis yang dialami kronis?

Jika bronchitis kronis bisa berisiko pada kardiovaskular dan lebih banyak lagi penyakit dan infeksi pada paru-paru yang lebih serius. Sinusiti dan bronchitis memerlukan waktu yang lebih lama dalam pengobatannya. Dalam kurun waktu tertentu, penderitanya diharuskan untuk mengonsumsi obat secara terus-menerus agar dapat sembuh total.

Mengapa penyakit tersebut harus diwaspadai saat musim hujan?

Karena penyakit ini umumnya dijumpai pada kondisi sanitasi buruk. Penularan terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi patogen. Selain itu, berdasarkan fakta kesehatan menunjukan kadar air di udara dan keadaan langit yang mendung pada saat musim hujan membuat kuman penyebab penyakit lebih cepat tumbuh dan lebih banyak berkembang biak. Sehingga kuman yang lebih berevolusi telah membuat masalah kesehatan meningkat.

Bagaimana upaya pencegahannya?

Salah satu upaya yang paling baik, mudah dan murah untuk dilakukan masyarakat dalam menjaga kesehatan termasuk menghadapi tantangan perubahan cuaca tidak menentu adalah melalui promotif dan preventif, yakni melakukan perilaku hidup bersih. Misalnya, melakukan perlindungan total dengan membiaskan cuci tangan pakai sabun antibakteri dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Namun, akibat tidak memiliki informasi mengenai upaya mencengah terjadinya masalah kesehatan, hal itu telah membuat ibu percaya pada mitos-mitos yang telah lama beredar dan dipercayai oleh masyarakat umum.

Bagaimana caranya menjaga kesehatan pada saat perubahan cuaca seperti saat ini?

Agar keluarga, terutama anak dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi, cara yang tepat adalah melakukan imunisasi. Selain itu, mengonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, istiharat yang cukup, selalu ingat untuk menjaga kebersihan makan mulai dari proses pembuatan sampai proses menghidangkan. Termasuk juga kebersihan alat-alat makannya, istirahat yang cukup. Dan, yang terakhir yang kalah penting, yaitu mencuci tangan sehabis bermain, sebelum makan atau mencuci tangan setelah menyentuh benda-benda yang kotor. Jangan lupa, gunakan sabun untuk mencuci tangan dan usahakan gunakan air yang mengalir untuk membilasnya. Kita juga harus tahu, pada cuaca yang tidak baik seperti ini bukan saja kesehatan anak yang harus dijaga, tapi juga kesehatan anggota keluarga lainnya juga bisa terserang penyakit. Jadi, mulailah menjaga kesehatan dari dalam diri kita sendiri.
(eva/wan)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Hutan Gunung Puntang, Rumah Baru Owa Jawa

Kawasan hutan lindung Malabar di Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, a...


Tifatul: Fraksi PKS Selewengkan Instruksi Majelis Syuro

Tifatul Sembiring mengkritik sikap koleganya di Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perw...

NUSANTARA
Index >>

Warga Riau Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Warga di Provinsi Riau diimbau agar mengurangi aktivitas atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan di lu...


Ada 148 Titik Api, Suhu Udara di Riau Mulai Ekstreem

Sebanyak 148 titik panas (hotspot) sebagai indikasi terjadi kebakaran hutan dan lahan terdeteksi ber...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved