• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
POLITISIANA
Salah satu sudut perkampungan Sungai Sodong, OKI, Sumsel (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Nurul Arifin: KPU Harus Diisi Teknokrat
  • Mimpi Atau Nyata: “Proyek” Rp15 Miliar Per-Dapil
  • Keris Kanjeng Kyai Yudhoyono
  • Pimpinan Parlemen Nobar Piala Dunia
  • Kasus Gayus: Menyoal Grup Bakrie
2011-12-16 14:56:23 WIB

Warga Sodong Desak PT SWA Hengkang

Politikindonesia - Warga berharap PT Sumber Wangi Alam (SWA) hengkang dari  Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel). Alasannya, perusahaan perkebunan sawit ini selalu menimbulkan masalah dengan warga setempat. “Sejak adanya PT SWA dan pamswakarsanya, selalu terjadi masalah dengan warga kami,” kata Ahmad, 34, salah seorang warga Sungai Sodong, yang ditemui Jumat ,(15/12).

Menurut dia, kejadian tahun-tahun sebelumnya, ternyata baru terungkap dan ketahuan sekarang ini,. Padahal, perusahaan perkebunan sawit ini, selalu menimbulkan masalah dan konflik dengan warga desa.

Kehadiran  PT SWA ini menjadi pusat perhatian warga sekitar. Menurut Unggul, 36, salah seorang anggota KUD Terantang Jaya, kerja sama yang dilakukan PT Treekreasi Margamulya (sekarang PT SWA) dengan plasma sejak tahun 1997, setelah kebun sawit plasma berjalan, berakhir tidak jelas kesepakatannya.

 “Masyarakat sudah menyerahkan 534 surat keterangan tanah dengan luas 1.068 hektare, namun dalam perjalanannya yang diakui hanya 298 SKT. Ini sudah melanggar kesepakatan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan pada  2002, dengan dalih sudah mendapatkan persetujuan dari tokoh masyarakat Sungai Sodong, secara sepihak PT SWA membatalkan SKT plasma dan akan mendapat ganti rugi. “Perusahaan nilai lahan warga tidak produktif,” ujarnya.

Kepala Desa Sungai Sodong, Maonah  Prima Yudha. Menurut dia, lahan SKT yang sudah masuk dalam kerja sama tersebut malah belum ada yang ditanami, namun kerjasama terus berjalan tanpa ada kompensasinya. “Memang sengketa lahan warga dengan pihak PT SWA masih belum tuntas hingga sekarang,” ujarnya.

Maonah mengungkapkan kepedulian PT SWA dengan desa ini belum terbukti. Ia mencontohkan dirinya yang memperbaiki akses jalan masuk ke desanya. Sedangkan perusahaan sama sekali tidak ada andilnya untuk memperbaiki jalan desa Sodong. “Jalan menuju perusahaan diperbaiki, tapi jalan desa dibiarkan rusak,” jelasnya.

Mukhlis Sinata alias Acad, tokoh masyarakat Desa Sungai Sodong, menambahkan kehadiran pamswakarsa milik PT SWA menambah ruwetnya permasalahan yang dihadapi warga. Anggota pamswakarsa ini selalu bertindak anarkis kepada warga, hingga terjadi percekcokan dengan warga, hingga adanya korban meninggal dari warga.

“Kita tahu sendiri mereka diambil dari preman yang tidak punya kerja. Di lapangan sudah pasti mereka sekehendaknya bertindak dengan warga tanpa melihat masalahnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan pihak perusahaan perkebunan sawit PT SWA ini mengambil anggota pamswakarsa dari lembaga yang bernama Wirasandi berkedudukan di Palembang. Menurut dia, lembaga tersebut legal, namun anggota pamswakarsa ini selalu bertindak tidak manusiawi  di lapangan.
(nov/ftu/kap)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Stop Berdebat, Ayo Beri Kontribusi Bagi Riset Gunung Padang

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua pihak terkait untuk tidak mengulang lagi mempe...


Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...

NUSANTARA
Index >>

9 Tewas Terseret Gelombang Pasang Pantai Tulap Sulut

Gelombang pasang terjadi di Pantai Tulap, Kecamatan Kombi, Minahasa, Sulawesi Utara. Dalam peristiwa...


Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini terkait potensinya m...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved