
KTT GNB di Teheran (Helmi/Dok)
Artikel Terkait:
2012-08-29 06:41:22 WIBKTT GNB Masuki Tahap Pertemuan Tingkat Menteri
Politikindonesia - Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (GNB) di Teheran, Iran memasuki tahap pertemuan tingkat menteri. Pertemuan ini akan berlangsung selama 2 hari pada 28-29 Agustus dan akan dilanjutkan dengan KTT GNB pada 30-31 Agustus mendatang.
Pertemuan tingkat menteri tersebut akan mempelajari draft dokumen yang dikeluarkan oleh pertemuan para pejabat senior yang berlangsung 26-27 Agustus lalu. Dokumen akan ditinjau kembali pada pertemuan puncak.
Berpidato dalam pembukaan pertemuan para menteri luar negeri GNB tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Mesir Ramzy Ezz El Din mengatakan dia berharap Iran akan berhasil dalam mempertahankan tujuan organisasi. Ezz El Din mengatakan bahwa pertemuan GNB berlangsung pada saat situasi global dalam keadaan sensitif.
Dia menyatakan harapan bahwa GNB bisa memainkan peran efektif dalam menghadapi tantangan global saat ini. “Reformasi dalam struktur lembaga-lembaga global dengan cara memenuhi kepentingan semua bangsa telah ditekankan oleh organisasi ini," katanya.
Mesir, ujar Din, mengikuti garis tertentu dalam pertemuan yang sedang berlangsung, yang berfokus pada reformasi dalam struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui kerja kolektif, senjata nuklir dan senjata pemusnah massal, perlucutan senjata, mewujudkan demokrasi dan hak asasi manusia, memerangi terorisme internasional dan membantu untuk menyelesaikan krisis global dengan masalah Palestina pada intinya.
Presiden Mesir Mohamed Moursi dijadwalkan akan ikut ambil bagian dalam KTT GNB mendatang untuk menyerahkan putaran Ketua GNB kepada Iran dan pemimpin Mesir yang baru diharapkan dapat menemui beberapa pejabat Iran di sela-sela acara.
Mesir dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik penuh sejak Revolusi Islam Iran 1979 ketika Iran memutuskan hubungan setelah Kairo memberikan suaka kepada Shah Iran yang digulingkan dan membuat perdamaian dengan Israel.
(zel/rin/kap)



