• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
POLITIK
KTT GNB di Teheran (Helmi/Dok)
Artikel Terkait:
  • Dana Bulog Yang Tercerai Berai
  • Megawati Dan Konflik Partai
  • RUU Kepolisian Yang Kisruh
  • Konflik Partai Menuju 2004
  • Cina Indonesia Dan WTO
2012-08-29 06:41:22 WIB

KTT GNB Masuki Tahap Pertemuan Tingkat Menteri

Politikindonesia - Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (GNB) di Teheran, Iran memasuki tahap pertemuan  tingkat menteri. Pertemuan ini akan berlangsung selama 2 hari pada 28-29 Agustus  dan akan dilanjutkan dengan KTT GNB pada 30-31 Agustus mendatang.

Pertemuan tingkat menteri tersebut akan mempelajari draft dokumen yang dikeluarkan oleh pertemuan para pejabat senior yang berlangsung 26-27 Agustus lalu. Dokumen akan ditinjau kembali pada pertemuan puncak.

Berpidato dalam pembukaan pertemuan para menteri luar negeri GNB tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Mesir Ramzy Ezz El Din mengatakan dia berharap Iran akan berhasil dalam mempertahankan tujuan organisasi. Ezz El Din mengatakan bahwa pertemuan GNB berlangsung pada saat situasi global dalam keadaan sensitif.

Dia menyatakan harapan bahwa GNB bisa memainkan peran efektif dalam menghadapi tantangan global saat ini. “Reformasi dalam struktur lembaga-lembaga global dengan cara memenuhi kepentingan semua bangsa telah ditekankan oleh organisasi ini," katanya.

Mesir, ujar Din, mengikuti garis tertentu dalam pertemuan yang sedang berlangsung, yang berfokus pada reformasi dalam struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui kerja kolektif, senjata nuklir dan senjata pemusnah massal, perlucutan senjata, mewujudkan demokrasi dan hak asasi manusia, memerangi terorisme internasional dan membantu untuk menyelesaikan krisis global dengan masalah Palestina pada intinya.

Presiden Mesir Mohamed Moursi dijadwalkan akan ikut ambil bagian dalam KTT GNB mendatang untuk menyerahkan putaran Ketua GNB kepada Iran dan pemimpin Mesir yang baru diharapkan dapat menemui beberapa pejabat Iran di sela-sela acara.

Mesir dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik penuh sejak Revolusi Islam Iran 1979 ketika Iran memutuskan hubungan setelah Kairo memberikan suaka kepada Shah Iran yang digulingkan dan membuat perdamaian dengan Israel. 
(zel/rin/kap)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Stop Berdebat, Ayo Beri Kontribusi Bagi Riset Gunung Padang

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua pihak terkait untuk tidak mengulang lagi mempe...


Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...

NUSANTARA
Index >>

Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini terkait potensinya m...


Pilgub NTT: Hari Ini Putaran Ke-2 Digelar

Hari ini, Kamis (23/05) berlangsung putaran kedua pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Seju...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved