• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
POLITIK
M. Yusuf (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Tak Puas, SIKAP Demo Polda
  • Lagi, Tempo Dilaporkan Ke Polisi
  • Lagi, Syamsul Nursalim Dikejar Interpol
  • Tak Digubris Rini Suwandi, DPR Kebakaran Jenggot
  • Lagi, Korban Bom Marriot Meninggal
2012-07-22 05:19:35 WIB

PPATK: Modus Korupsi Tak Lagi dengan Transfer Antar Bank

Politikindonesia - Transaksi keuangan yang mencurigakan dan menjurus pada tindak pidana korupsi terus menerus dipantau oleh Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). PPATK juga meminta agar pemerintah dan perbankan mengeluarkan kebijakan untuk membatasi transaksi dalam bentuk setoran tunai.  

"Kalau sudah ada pembatasan transaksi tunai, tindak pidana korupsi jelas akan berkurang 70%," kata Kepala PPATK Muhammad Yusuf,  di Jakarta, Minggu (22/07). 

Menurut Yusuf, PPATK menemukan modus saat ini para koruptor sudah tidak lagi menggunakan transfer antarbank untuk menyerahkan uang-uang haram tersebut.  Mereka (para koruptor) lebih memilih mengambil uang secara tunai dan melakukan transaksi juga dengan langsung kepada masing-masing pelaku. 

"Modelnya sekarang setor tunai, ambil tunai. Nilainya variatif, paling rendah Rp100 juta sampai Rp3 miliar. Namun karena transaksi yang dilakukan sering sekali, jadi jumlahnya sangat banyak," kata Yusuf. 

Yusuf mengatakan, selain secara terus menerus meminta lembaga penegak hukum untuk menjerat koruptor dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), PPATK juga meminta Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia untuk memberikan batasan jumlah setoran tunai.  "Saya minta kepada Menkeu dan Gubernur BI untuk keluarkan pembatasan setoran tunai jika memang ingin memerangi pemberantasan korupsi." 
(ar/rin/wan)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Stop Berdebat, Ayo Beri Kontribusi Bagi Riset Gunung Padang

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua pihak terkait untuk tidak mengulang lagi mempe...


Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...

NUSANTARA
Index >>

Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini terkait potensinya m...


Pilgub NTT: Hari Ini Putaran Ke-2 Digelar

Hari ini, Kamis (23/05) berlangsung putaran kedua pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Seju...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved