
Ilustrasi kemacetan lalu lintas (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-22 04:12:41 WIBBakal Melonjak, Pengendalian Angkutan Lebaran Terpadu Disiapkan
Politikindonesia - Jumlah penumpang selama masa Lebaran 2012 mendatang diprediksi meningkat. Kenaikan tertinggi diprediksi terjadi pada jumlah penumpang kereta api diprediksi naik 16,32%. Disusul jumlah penumpang angkutan udara diprediksi naik 10%. Lalu jumlah penumpang angkutan laut diperkirakan naik 5%.
“Kemudian jumlah penumpang angkutan sungai danau penyeberangan diperkirakan naik 4,2%, dan penumpang untuk angkutan jalan diprediksi naik 1,3%,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Suroyo Alimoeso, di Jakarta, Sabtu (21/07).
Suroyo menjelaskan, untuk jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor selama masa angkutan lebaran 2012 diprediksi meningkat 6,16% atau sebanyak 2.514.634 kendaraan, meningkat dari jumlah tahun 2011 sejumlah 2.368.720 kendaraan.
Sedangkan untuk jumlah mobil pribadi diprediksi meningkat 5,6% sebesar 1.605.299 kendaraan, meningkat dari jumlah mobil pribadi yang mudik tahun 2011 sebesar 1.520.150 kendaraan.
Suroyo mengatakan, untuk mengantisipasi gangguan kelancaran lalu lintas selama angkutan lebaran di jalur-jalur mudik dan balik, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan Kepolisian. Untuk itu telah diterbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri untuk mengatasi pasar tumpah di jalur mudik dan balik angkutan lebaran 2012.
Suroyo mengingatkan agar para pemudik harus mewaspadai banyaknya masyarakat yang menyeberang jalan secara sembarangan di sekitar pasar tumpah.
Selain itu, kata Suroyo, Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah titik berat wilayah pengendalian terpadu secara nasional sekaligus sebagai upaya untuk menyempurnakan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2012.
Titik berat wilayah pengendalian terpadu secara nasional meliputi angkutan jalan pada 12 provinsi yang terdiri atas 44 terminal termasuk 33 terminal utama. Kemudian pemberian bantuan angkutan kereta api pada 9 Daop dan 3 Divre, angkutan sungai danau penyeberangan pada 7 lintasan utama, angkutan laut pada 52 pelabuhan, dan angkutan udara pada 24 bandara.
Dirjen Hubda Kemenhub mengatakan, para pemudik juga diharapkan agar selalu waspada dalam menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan untuk mudik dan berdisiplin serta mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas di jalan maupun perintah petugas di lapangan untuk kelancaran lalu lintas.
Kepada para pengusaha truk, Suroyo meminta agar mematuhi kebijakan pemerintah untuk pembatasan pengoperasian mobil barang. Yakni mobil barang dengan sumbu lebih dari 2 dilarang melintas di jalur mudik mulai H-4 sampai dengan H1, kecuali untuk komoditas barang tertentu, sehingga distribusi logistik tidak terganggu.
(ar/rin/wan)



