
Pesawat Osprey (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-02 08:22:59 WIBPenempatan Pesawat Osprey AS di Okinawa Ditentang
Politikindonesia - Rencana angkatan bersenjata Amerika Serikat menempatkan pesawat Osprey di pangkalan militernya di Okinawa, Jepang, mendapat tentangan dari dalam negeri Jepang. Bukan hanya warga sekitar pangkalan militer itu, Gubernur Okinawa, Jepang, Hirokazu Nakaima juga menolak rencana tersebut.
Penolakan Nakaima tersebut sampaikannya kepada Menteri Pertahanan Jepang Satoshi Morimoto dalam pertemuan di Kantor Gubernur Okinawa di kota Naha, Minggu (01/07/). Pada saat pertemuan, sekitar 220 warga Okinawa menggelar demonstrasi untuk memprotes keberadaan pasukan AS di pulau tersebut.
Kata Nakaima, warga Okinawa, terutama yang tinggal di dekat pangkalan militer AS di Futenma, dekat Naha, memprotes rencana penempatan pesawat tersebut karena khawatir dengan risiko keselamatan.
"Jika AS memaksakan penempatan Osprey dan terjadi kecelakaan atau insiden lain di kawasan padat penduduk, akan ada gerakan untuk menuntut penutupan seluruh pangkalan militer (AS) di sini," tandas Nakaima.
Pekan lalu, Pemerintah AS secara resmi memberi tahu pemerintah Jepang akan rencana penempatan pesawat-pesawat Osprey di pangkalan udara Futenma, mulai Oktober mendatang. Pesawat buatan pabrikan Boeing dan Bell dari AS itu akan menggantikan armada helikopter CH-46 Sea Knight yang sudah tua.
(ss/rin/kap) Penolakan Nakaima tersebut sampaikannya kepada Menteri Pertahanan Jepang Satoshi Morimoto dalam pertemuan di Kantor Gubernur Okinawa di kota Naha, Minggu (01/07/). Pada saat pertemuan, sekitar 220 warga Okinawa menggelar demonstrasi untuk memprotes keberadaan pasukan AS di pulau tersebut.
Kata Nakaima, warga Okinawa, terutama yang tinggal di dekat pangkalan militer AS di Futenma, dekat Naha, memprotes rencana penempatan pesawat tersebut karena khawatir dengan risiko keselamatan.
"Jika AS memaksakan penempatan Osprey dan terjadi kecelakaan atau insiden lain di kawasan padat penduduk, akan ada gerakan untuk menuntut penutupan seluruh pangkalan militer (AS) di sini," tandas Nakaima.
Pekan lalu, Pemerintah AS secara resmi memberi tahu pemerintah Jepang akan rencana penempatan pesawat-pesawat Osprey di pangkalan udara Futenma, mulai Oktober mendatang. Pesawat buatan pabrikan Boeing dan Bell dari AS itu akan menggantikan armada helikopter CH-46 Sea Knight yang sudah tua.



