• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
NUSANTARA
Gelombang tinggi (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Gelombang Tinggi, Nelayan Banten Jangan Melaut
  • 58 Imigran Afganistan Diserahkan Ke UNHCR
  • 57 Imigran Gelap Tertahan Di Bali
  • Gelombang Tinggi Di Enggano, Nelayan Diminta Waspada
  • Gelombang Tinggi, Nelayan Banten Diminta Waspada
2010-07-16 04:01:08 WIB

Gelombang Laut NTT Capai 5 Meter

Politikindonesia - Tingginya gelombang di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur saat ini  mencapai antara 4-5 meter dengan kecepatan angin pada kisaran antara 20-45 km/jam. Karena sangat berbahaya bagi aktivitas pelayaran, maka diimbau agar semua armada pelayaran yang beroperasi di wilayah perairan NTT supaya lebih berhati-hati.

Peringatan itu disampaikan Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agus Tjatur Iswahyuanto di Kupang, Jumat (16/07).

Tingginya gelombang laut tersebut menurutnya dipicu gerakan angin kencang yang datang dari Selatan Australia menuju daerah dataran rendah NTT, termasuk di antaranya Timor Leste dan wilayah sekitar Laut Arafura.

Agus juga mengingatkan wilayah Selatan NTT seperti Pulau Rote dan Sabu Raijua serta Sumba juga dilanda gelombang besar sehingga sangat berbahaya bagi armada pelayaran feri untuk melintas di wilayah perairan tersebut.

Menanggapi hal itu, Manajer Operasi PT Ferry Indonesia Cabang Kupang Arnold Yansen mengatakan pihaknya sudah mengambil keputusan untuk membatalkan pelayaran kapal feri dari Kupang menuju Pulau Rote dan Ende serta Waingapu, karena keadaan gelombang laut yang tidak bersahabat.

"Sebuah kapal feri sudah siap berlayar menuju pelabuhan Pantai Baru di Pulau Rote pada Jumat pagi, namun kami membatalkannya setelah menerima laporan dari Stasiun Meteorologi El Tari Kupang soal buruknya cuaca di wilayah perairan selatan menuju Pulau Rote," katanya.

Ia menambahkan pihaknya juga membatalkan pelayaran feri tujuan Ende dan Waingapu pada Jumat, karena tinggi gelombang di wilayah perairan sekitar Laut Sawu yang menjadi lalu lintas utama lintas penyeberangan di NTT, berkisar antara 3-4 meter.

Agus memprediksi cuaca buruk itu kemungkinan besar berlangsung hingga dua atau tiga hari ke depan. Prediksi itu didasarkan pada pantauan satelit dan radar cuaca serta analisa cuaca.
(sa/yk)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...


Plato Tak Bohong, Atlantis Pernah Ada di Indonesia

Plato adalah seorang filosof dan ilmuwan besar yang hidup pada masa 424 sampai 347 Sebelum Masehi. A...

NUSANTARA
Index >>

Pilgub Bali: KPUD Gelar Pencoblosan Diulang Ulang pada 1 TPS

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali melakukan pencoblosan ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS...


Bus Liman Makassar vs Daihatsu Taruna, 2 Tewas

Bus angkutan umum antardaerah, Liman, tabrakan dengan mobil Daihatsu Taruna DD 1444 H di Jalan Sorow...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved