
Gunung Gede Pangrango (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-20 04:51:05 WIBPendakian di Gede Pangrango Ditutup Selama Sebulan
Politikindonesia - Pada bulan Agustus mendatang, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup aktifitas kegiatan pendakian bagi umum. Penutupan itu melalui surat Surat Keputusan Kepala Balai Besar TNGGP nomor SK.234/11-TU/3/2012 yang berlangsung sampai 31 Agustus.
“Penutupan sementara ini akan mulai dilaksanakan pada 1 Agustus sampai 31 Agustus," kata Kepala Balai Besar TNGGP Agus Wahyudi di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (20/07).
Kata Agus, penutupan pendakian umum dalam rangka pemulihan ekosistem dan pencegahan kebakaran hutan. Penutupan ini ditujukan khusus untuk kegiatan pendakian saja.
Sedangkan untuk wisata lain masih tetap dibuka seperti wisata air terjun Cibeureum di Cibodas, Curug Cibeureum di Selabintana, dan Situ Gunung di Sukabumi. “Kami sudah melakukan sosialisasi tentang penutupan sementara kegiatan pendakian ini dan memasang himbauan di tiga pintu jalur pendakian yakni Pintu Cibodas, Pintu Gunung Putri, dan Pintu Selabintana," tambahnya.
Tujuan lain penutupan adalah untuk memberikan kesempatan kepada flora dan fauna di sepanjang jalur pendakian untuk pemulihan kondisi. Selain itu adanya peringatan dari BMKG bahwa curah hujan pada Agustus sangat rendah sehingga memungkinkan timbulnya bencana kebakaran hutan. “Kami berharap imbauan ini bisa dipatuhi. Kepada para karyawan Balai Besar TNGGP agar terus menyosialisasikan penutupan sementara kegiatan pendakian ini," tandas Agus.
(zel/rin/kap) “Penutupan sementara ini akan mulai dilaksanakan pada 1 Agustus sampai 31 Agustus," kata Kepala Balai Besar TNGGP Agus Wahyudi di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (20/07).
Kata Agus, penutupan pendakian umum dalam rangka pemulihan ekosistem dan pencegahan kebakaran hutan. Penutupan ini ditujukan khusus untuk kegiatan pendakian saja.
Sedangkan untuk wisata lain masih tetap dibuka seperti wisata air terjun Cibeureum di Cibodas, Curug Cibeureum di Selabintana, dan Situ Gunung di Sukabumi. “Kami sudah melakukan sosialisasi tentang penutupan sementara kegiatan pendakian ini dan memasang himbauan di tiga pintu jalur pendakian yakni Pintu Cibodas, Pintu Gunung Putri, dan Pintu Selabintana," tambahnya.
Tujuan lain penutupan adalah untuk memberikan kesempatan kepada flora dan fauna di sepanjang jalur pendakian untuk pemulihan kondisi. Selain itu adanya peringatan dari BMKG bahwa curah hujan pada Agustus sangat rendah sehingga memungkinkan timbulnya bencana kebakaran hutan. “Kami berharap imbauan ini bisa dipatuhi. Kepada para karyawan Balai Besar TNGGP agar terus menyosialisasikan penutupan sementara kegiatan pendakian ini," tandas Agus.



