
Pabrik sabu (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-05-04 02:50:01 WIBPabrik Sabu di Kendari Digerebek Polisi
Politikindonesia - Sebuah ruko di kawasan Andohonu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara digerebek aparat dari Polres Kendari. Ruko tersebut ternyata dijadikan sebagai tempat pembuatan narkotika jenis sabu. Diperkirakan omset sindikat ini mencapai miliaran rupiah.
Kepada pers, Kapolresta Kendari, AKP Yuyun Tudhantara, mengatakan, penggerebekan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari tertangkapnya pemilik toko, berinisial AL. AL ditangkap di luar rumah saat tengah berada di bawah pengaruh narkoba. “Dari penggerebekan itu kita menyita beberapa gram sabu siap edar serta alat hisap yang berserakan di dalam toko." Terang Yuyun, Jumat (04/05).
Yuyun menyebut, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti lain berupa data transaksi peredaran sabu yang dilakukan sindikat ini, mencakup Kendari hingga Makassar, Sulawesi Selatan. “Pelaku memproduksi sabu sesuai pesanan dari konsumennya," ujar dia.
Polisi menduga, AL tidak sendirian menjalankan bisnis haram ini. Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengetahui jaringan sindikat yang diperkirakan sudah berlangsung sekitar satu tahun. Berdasarkan data kepolisian, pabrik sabu ini adalah kasus pertama yang terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara.
(nif/rin/kap) Kepada pers, Kapolresta Kendari, AKP Yuyun Tudhantara, mengatakan, penggerebekan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari tertangkapnya pemilik toko, berinisial AL. AL ditangkap di luar rumah saat tengah berada di bawah pengaruh narkoba. “Dari penggerebekan itu kita menyita beberapa gram sabu siap edar serta alat hisap yang berserakan di dalam toko." Terang Yuyun, Jumat (04/05).
Yuyun menyebut, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti lain berupa data transaksi peredaran sabu yang dilakukan sindikat ini, mencakup Kendari hingga Makassar, Sulawesi Selatan. “Pelaku memproduksi sabu sesuai pesanan dari konsumennya," ujar dia.
Polisi menduga, AL tidak sendirian menjalankan bisnis haram ini. Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengetahui jaringan sindikat yang diperkirakan sudah berlangsung sekitar satu tahun. Berdasarkan data kepolisian, pabrik sabu ini adalah kasus pertama yang terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara.



