
Ladang ganja (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-04-23 06:16:47 WIBPolisi Aceh Temukan 1 Ha Ladang Ganja di Gunung Seribu Doa
Politikindonesia - Sebuah ladang ganja dengan luas mencapai 1 hektare, ditemukan oleh Tim Satuan Narkoba Polres Aceh Barat Daya di kawasan Gunung Seribo Doa, Kecamatan Babahrot, Minggu (22/04). Petugas juga menemukan lahan pembibitan ganja.
Kepada pers, Senin (23/04), Kapolres Aceh Barat Daya, Eko Budi Sosilo mengemukakan, ladang ganja di kawasan Gunung Seribu Doa, Km 11, di lintas Ie Mirah-Terangun, Kecamatan Babahrot itu ditemukan berkat adanya informasi dari masyarakat.
Warga yang kebetulan melewati daerah itu melihat adanya tanaman ganja. Berbekal informasi itu, tim yang beranggoakan 8 orang personel dari Sat Narkoba dibantu empat warga sebagai pendamping, melakukan operasi pada Sabtu (21/04).
Tim tiba di Km 11 lintas Ie Mirah-Terangon, Kecamatan Babahrot pada Sabtu malam. Lalu, menelusuri hutan lokasi Gunung Seribu Doa. Setelah menempuh 5 jam perjalanan menelusuri lereng gunung, sekira pukul 03.00 WIB, tim mencapai sekitar lokasi ladang ganja.
Sebelum mencapai lokasi ladang ganja, petugas meringkus Abu Kasim Daud, 21. Warga Persiapan Lhok Gayo, Babahrot, itu terindikasi sebagai petani ganja. Sementara seorang lagi yang diduga sebagai pemilik ladang ganja, berhasil melarikan diri.
Di lokasi ini, ditemukan ribuan batang ganja tumbuh subur berumur 2,5 bulan, dengan ketinggian lebih satu meter. Petugas juga menemukan areal pembibitan ganja dan sebuah gubuk. Tim yang melancarkan operasi segera memusnahkan ganja di lokasi. Dan juga menghancurkan gubug yang ada di lokasi tersebut. Sedangkan, tersangka yang melarikan diri kini tengah diburu petugas.
(zel/rin/kap) Kepada pers, Senin (23/04), Kapolres Aceh Barat Daya, Eko Budi Sosilo mengemukakan, ladang ganja di kawasan Gunung Seribu Doa, Km 11, di lintas Ie Mirah-Terangun, Kecamatan Babahrot itu ditemukan berkat adanya informasi dari masyarakat.
Warga yang kebetulan melewati daerah itu melihat adanya tanaman ganja. Berbekal informasi itu, tim yang beranggoakan 8 orang personel dari Sat Narkoba dibantu empat warga sebagai pendamping, melakukan operasi pada Sabtu (21/04).
Tim tiba di Km 11 lintas Ie Mirah-Terangon, Kecamatan Babahrot pada Sabtu malam. Lalu, menelusuri hutan lokasi Gunung Seribu Doa. Setelah menempuh 5 jam perjalanan menelusuri lereng gunung, sekira pukul 03.00 WIB, tim mencapai sekitar lokasi ladang ganja.
Sebelum mencapai lokasi ladang ganja, petugas meringkus Abu Kasim Daud, 21. Warga Persiapan Lhok Gayo, Babahrot, itu terindikasi sebagai petani ganja. Sementara seorang lagi yang diduga sebagai pemilik ladang ganja, berhasil melarikan diri.
Di lokasi ini, ditemukan ribuan batang ganja tumbuh subur berumur 2,5 bulan, dengan ketinggian lebih satu meter. Petugas juga menemukan areal pembibitan ganja dan sebuah gubuk. Tim yang melancarkan operasi segera memusnahkan ganja di lokasi. Dan juga menghancurkan gubug yang ada di lokasi tersebut. Sedangkan, tersangka yang melarikan diri kini tengah diburu petugas.



