
Pospam Gladagan, Solo (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-08-19 03:57:40 WIBLedakan di Pospam Gladag, Tak Ada Korban
Politikindonesia - Penyerangan terhadap pos pengamanan (Pospam) lebaran di wilayah Solo, Jawa Tengah, kembali terjadi. Kali ini, terjadi di Pospam Gladag. Orang tidak dikenal melemparkan benda yang meledak dalam pos tersebut, Minggu (19/08) dinihari. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Ledakan hanya merusak satu buah kursi yang berada di dalam pospam.
Kepada pers, Kapolresta Surakarta, Kombes (Pol) Asdjimain, mengatakan benda yang dilemparkan orang tak dikenal di pospam lebaran perempatan Gladag, Solo, adalah bahan peledak jenis granat dengan daya ledak rendah.
"Yang dilemparkan adalah sebuah granat dengan daya ledak rendah. Terbukti di dekat lokasi pelemparan terdapat sebuah sepeda motor yang hanya berjarak 1,5 meter, tetapi tidak mengalami kerusakan apapun. Kita juga menemukan serpihan-serpihan granat itu di lokasi kejadian," ujar Asdjimain kepada pers, Minggu (19/08).
Asdjimain mengatakan, dari serangan itu hanya terdapat satu kursi kayu yang patah bagian atasnya terkena ledakan. Namun dipastikan 6 personil jaga di pospam tidak mengalami luka akibat serangan itu.
Kata Asdjiman, polisi masih mendalami berbagai informasi terkait kejadian itu, termasuk mendalami kemungkinan kaitan serangan tersebut dengan serangan dua hari sebelumnya di pospam lebaran perempatan Gemblegan.
"Untuk mengejar pelakunya, kita akan mendalami berbagai informasi, baik dari keterangan para saksi maupun keterangan para anggota yang berjaga di pospam saat kejadian. Kami juga akan mendalami kemungkinan apakah para pelaku terekam di kamera CCTV yang terpasang di perempatan Gladag," ujar dia.
Asdjimain menegaskan, polisi tidak akan takut menghadapi ulah pihak-pihak yang ingin mengacaukan keamanan, meskipun dari dua kejadian beruntun serangan dilakukan di aset kepolisian sehingga seolah-olah pelaku sedang mengancam polisi. "Kami tegaskan, polisi tidak akan takut," ujar dia.
Ditegaskan pula, untuk memberikan jaminan keamanan kepada warga, terutama umat muslim yang menjalankan sholat ied, polisi dibantu TNI menambah personil keamanan di lokasi-lokasi pelaksanaan sholat ied dan sejumlah tempat vital. Polisi dan TNI, lanjutnya, juga akan melakukan pengamanan perayaan lebaran di Solo tetap aman.
Sebelumnya, orang tak dikenal melakukan penyerangan terhadap Pospam Lebaran 5 di perempatan Gemblegan, Serengan, Surakarta, Jumat (17/08) dini hari sekitar pukul pukul 01.10 WIB. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes (Pol) Djihartono mengatakan, ada dua pelaku menggunakan sepeda motor dan menembak dari jarak 1 meter.
“Pelaku menembakan senjata api ke arah petugas sambil naik sepeda motor dengan jarak 1 meter di depan pos," kata Djihartono.
Kedua pelaku mengenakan pakaian gelap dengan helm warna putih di bagian depan. Di lokasi kejadian, polisi menemukan 6 proyektil dan 9 selongsong peluru merk Roger 9 milimeter.
Polisi yang terluka adalah Bripka Endro Margiyanto. Dia mengalami luka tembak di bagian pinggang atas sebelah kiri. “Akibat kejadian, luka tembak di pinggul korban Bripka Hendro, anggota Polsek Serengan," imbuhnya.
Hendro segera dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu dan menjalani perawatan disana. Sementara korban lainnya Kukuh Budiyanto mengalami luka di ibu jari kaki sebelah kiri . Karena lukanya tidak parah, Kukuh hanya menjalani rawat jalan.
(zel/rin/kap)



