
Saud Usman Nasution (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-05-15 08:46:43 WIBPenyebar Foto Palsu Korban Sukhoi Diperiksa Bareskrim
Politikindonesia - Bareskrim Polri tengah memeriksa seseorang yang diduga sebagai pelaku penyebaran foto bohong korban pesawat Sukhoi Superjet 100. Pelaku yang berinisial YS tersebut, mendatangi Mabes Polri
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution menuturkan jika YS berinisiatif sendiri untuk mendatangi Mabes Polri. “Yang bersangkutan sudah datang di Mabes Polri, saya mau bertemu dengannya. Mungkin dia merasa tidak enak sehingga datang sendiri," ujar Saud kepada pers di Jakarta, Selasa (15/05).
Sebelumnya, anggota Komisi I DPR Roy Suryo menuturkan jika orang yang pertama kali mengupload foto-foto bohong korban Sukhoi tersebut berinisial 'YS'. Ia menyebarkannya melalui akun twitter. Foto tersebut diambilnya dari sebuah laman situs asal brasil. Setelah ketahuan foto itu bohong, account twitter YS kini telah ditutup oleh yang bersangkutan.
Sedangkan Juru bicara Mabes Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, mengatakan, tim penyidik cyber Polri telah melakukan langkah investigasi terhadap beredarnya foto korban kecelakaan pesawat.
Boy membenarkan penyebar foto palsu itu berinisial YS. "Belum jadi tersangka," ujarnya. Boy mengisyaratkan sudah tahu keberadaan YS tapi enggan menyebut lokasinya. Yang jelas, "Dia orang Indonesia."
Ia menegaskan, foto korban berlumur darah yang beredar lewat BlackBerry Messenger serta situs jejaring sosial soal korban Sukhoi tidak benar. "Terkait dengan gambar korban kecelakaan yang digunakan adalah gambar yang bukan tejadi di Gunung Salak," ujarnya.
Boy mengimbau masyarakat umumnya, serta keluarga korban khususnya tidak terpengaruh oleh peredaran foto-foto tersebut. "Masyarakat dan keluarga (korban) agar tidak terpengaruh apabila ada pihak-pihak yang merilis foto secara tidak bertanggung jawab baik melalui akun sosial media maupun website," tandas Boy.
(nif/rin/kap)



