• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
EKONOMI
Dahlan Iskan (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Kejagung Kembali Bidik Ginandjar
  • Kejagung Periksa Soedradjad Djiwandono
  • Kepala Biro Umum KPU Ditangkap KPK Terkait Pengadaan Buku
  • Kepala Biro Logistik KPU Ditahan
  • Kejati Jateng Ekspose Empat Kasus Di Kejagung
2012-06-10 05:57:24 WIB

Dahlan Janji Tak Jual BUMN ke Asing

Politikindonesia - Meneg BUMN Dahlan Iskan berjanji tidak akan menjual BUMN. Jadi dapat dipastikan Indonesia tidak akan kehilangan aset dengan mengobral murah BUMN kepada pihak asing.

"Yang mungkin adalah BUMN go public,”  kata Dahlan Iskan saat bersilaturahmi bersama santri, ulama, dan tokoh masyarakat di Aula Nadwatul Ummah Pondok Pesantren Darussalam, Ciamis, Sabtu (09/06).

Dahlan mengaku tidak ingin mengungkit-ungkit kejadian tempo dulu, saat banyak BUMN yang dijual murah kepada pihak asing pada masa-masa awal reformasi.

“Apa yang terjadi di awal reformasi mungkin bisa dipahami, karena saat itu negara dalam keadaan susah,” ujar Dahlan.

Dahlan mengungkapkan bahwa pada saat itu pemerintah seadang mengalami kesulitan keuangan akibat resesi. Waktu itu APBN hanya Rp300 triliun. Namun sekarang APBN Indonesia sudah mencapai Rp1.500 triliun, di antaranya Rp300 triliun hanya untuk pendidikan.

Menurut Dahlan, BUMN yang sudah terlanjur dijual tidak perlu dibeli kembali. Lebih baik, mendirikan perusahaan serupa dan kemudian membesarkannya.

"Buat apa kita kembali membeli Indosat, biarkan saja. Kalau dibeli lagi pasti harganya lebih mahal. Makanya lebih baik kita besarkan saja Telkom dan Telkomsel, yang sekarang sudah jauh lebih besar dari Indosat," kata Dahlan.

Dahlan mengatakan, Meneg BUMN membawahi 300 BUMN dengan aset sebesar

Rp3.000 triliun. Aset ribuan triliun tersebut, untuk kesejahteraan rakyat dan membantu negara bila kesulitan.

"Bila negara kesulitan anggaran, misalnya untuk membangun jalan tol, BUMN turun tangan. Bila negara tak punya anggaran untuk mencetak sawah baru, BUMN turun tangan cetak sawah baru," ujar  Dahlan.

Kemudian, lanjut Dahlan, ketika negara menghadapi krisis energi sehingga dilakukan berbagai penghematan, terutama penghematan bahan bakar minyak (BBM),  BUMN mendorong terciptanya mobil yang hemat BBM menggunakan tenaga listrik.

Dahlan mengatakan, dalam dua bulan ini akan dikeluarkan empat prototipe mobil

bertenaga listrik. Empat prototipe mobil hibrid bertenaga listrik tersebut termasuk mobil jenis car city. Semuanya sudah dirancang prototipenya.

“Dua minggu ini akan di-launching dua prototipe. Dalam dua bulan, sudah ada empat prototipe mobil bertenaga listrik. Targetnya nanti akan dipasarkan di dalam negeri," kata Dahlan.
(ron/rin/wan)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...


Plato Tak Bohong, Atlantis Pernah Ada di Indonesia

Plato adalah seorang filosof dan ilmuwan besar yang hidup pada masa 424 sampai 347 Sebelum Masehi. A...

NUSANTARA
Index >>

Pilgub NTT: Hari Ini Putaran Ke-2 Digelar

Hari ini, Kamis (23/05) berlangsung putaran kedua pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Seju...


Pilgub Bali: KPUD Gelar Pencoblosan Diulang Ulang pada 1 TPS

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali melakukan pencoblosan ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved