
Gedung Garuda (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-04-27 08:36:44 WIBDireksi Garuda Dirombak, Emirsyah Tetap Dirut
Politikindonesia - Manajemen puncak di PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) mengalami perombakan. Sejumlah nama baru menduduki jajaran Direksi perusahaan penerbangan milik pemerintah tersebut. Tapi ada dua nama yang bertahan, yakni Direktur Utama Emirsyah Satar dan Direktur Keuangan Elisa Lumbantoruan yang digeser menjadi Direktur Pemasaran dan penjualan.
Keputusan perombakan tersebut disekapati dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Garuda yang digelar di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Jumat (27/04). “Pak Emir dan Pak Elisa masih dipertahankan, sekarang Pak Elisa Direktur Pemasaran dan Penjualan," kata Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto kepada pers, Jumat siang.
Emirsyah Satar tetap ditempatkan sebagai Presiden sekaligus CEO Garuda Indonesia. Faik Fahmi menempati direktur pelayanan menggantikan Agus Priyanto. Fahmi sebelumnya menduduki Senior General Manager Garuda Indonesia untuk Jepang, Korea, China, AS dan Kanada.
Sedangkan Elisa Lumbantoruan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan digeser menjadi Direktur Pemasaran dan Penjualan. Sementara Heriyanto AP menduduki Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan umum yang sebelumnya menjabat wakil Presiden SDM dan umum.
Sedangkan Batar Silaban masuk menjabat sebagai Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada menggantikan Hadinoto Soedigdo. Batar sebelumnya menjabat Wakil Presiden Aircraft Maintenance Management.
Adapun Judi Rifajantoro menjabat sebagai Direktur Strategi Pengembangan Bisnis dan Manajemen Resiko menggantikan Achirina. Judi dikenal lama berkecimpung di Telkom.
Sedangkan, Novianto Herupratomo menjabat Direktur Operasi menggantikan Ari Sapari. Sementara Handrito Hardjono menempati Direktur keuangan menggantikan Elisa. Handrito sebelumnya menjaat chief financila officer di anak usaha Garuda bidang aerowisata.
(ron/rin/kap)



